WELCOME MY VISITORS :)

if you have positive thinking you will produce positive result 'cause things do not change only you change things, so be wiser and focus on solution.. =)

Senin, 05 April 2010

Mengenal Jenis-jenis Kayu untuk Furniture

Dulu furniture dibuat dengan menggunakan kayu utuh tanpa sambungan agar lebih kokoh karena ketabalannya. Karena persediaan kayu yangterbatas kemudian orang membuat furniture dengan menggunakan kayu yangdisambung-sambung. Sekarang kayu semakin langka sehingga limbah kayupun dimanfaatkan dan diolah menjadi kayu lapis, MDF, HDF, particleboard baru kemudian dibuat menjadi furniture.
Sampai saat ini furniture kayu merupakan jenis yangpaling banyak digunakan dalam rumah tangga. Dari kursi, meja, tempat tidur, tempat penyimpanan bahkan cabinet di dapur pun menggunakan furniture berbahan kayu. Untuk mendapatkan kualitas dan harga yang andainginkan, ada baiknya anda mengenal jenis material kayu besertakelebihan dan kekuranggannya sebelum memutuskan untuk membuat atau membeli furniture.

Kayu Solid

furniture-kayu-solid
Kayu solid merupakan bahan terkuat dan paling tahan lama dibandingkan kayu olahan. Namun persediaannya terbatas sehingga harganya pun sangat mahal. Proses pengerjaannya pun membutuhkan keterampilan yang khusus.Pengeringan harus sempurna untuk mengindari sifat muai susut kayu. Kayu yang biasa dipakai di Indonesia untuk furniture adalah kayu jati, kayu nyatoh, dan kayu sungkai dan beberapa jenis kayu lainnya sepertimahoni, pinus, ramin dan cedar.


kayu-jati-copy
Kayu jati merupakan kayu yang paling banyak diminati karena kualitasnya, ketahanannyaterhadap kondisi cuaca, tahan rayap, dan seratnya yang menarik. Kayuini merupakan kayu kelas satu yang banyak diolah menjadi furnitureberkelas. Jenis furniture ini pun sangat diminati oleh penduduk mancanegara sehingga permintaan eksport selalu meningkat dari tahun ketahun. Warna kayu jati adalah coklat muda, coklat kelabu hingga coklat tua kemerahan.Sekalipun keras dan kuat kayu ini mudah dipotong dan dibentuk. Agar keindahan serat dan urat kayu terlihat alami, finishing nya bisa menggunakan politur, melamin atau PU (polyurethane).

kayu-sungkai-copy
Kayu sungkai kini semakin popular penggunaannya sebagai pengganti kayu jati yang mahal. Seratnya lebih lunak danwarnanya pun lebih terang dari kayu jati. Kayu sungkai cocok untuk furniture dalam ruangan. Walaupun harganya lebih murah dari kayu jati tapi masih lebih mahal dari pada kayu nyatoh.
Kayu nyatoh biasa disebut kayu jati muda yangbanyak terdapat di propinsi Riau. Serat kayunya berwarna coklat muda dengan guratan yang khas. Kayu ini juga tahan terhadap serangan rayapdan tahan lama.

Kayu lapis (plywood)

plywood-copy
Kayu lapis merupakan kayu olahan yang biasa kita kenal dengan sebutantripleks atau mutipleks. Kayu lapis dibentuk dari beberapa lembarankayu yang direkatkan dengan tekanan tinggi. Ketabalanya bervariasi darimulai 3 mm, 4 mm, 9 mm dan 18 mm dan luasannya 244 x 122 cm. Ketebalan plywood menentukan kekuatan dan kestabilannya. Jenis kayu ini paling banyak dipakai sebagai material pembuatkitchen set, lemari, meja, dan tempat tidur. Oleh karena plywoodmempunyai permukaan polos dan tidak memiliki serat yang khas maka kadang perlu diberi pelapis tambahan seperti venner(irisan kayu tipis)PVC ataupun melaminto. Harga kayu lapis lebih murah dari kayu solidtapi lebih mahal dari kayu olahan lainnya.

Blockboard (Papan Blok)

blockboard-copy

Blockboard merupakan potongan kayu kotak kecil-kecil ( sekitar 2.5 - 5 cm ) yangdipadatkan dengan mesin dan diberi pelapis venner di kedua sisinyasehingga menjadi sebuah lembaran menyerupai papan. Ketebalannya bisa 12mm, 15 mm dan 18 mm dan luasannya sama dengan multipleks. Blockboard biasanya dibuat dari kayu lunak sehingga tidak sekuat plywood. Harganya pun sedikit dibawah plywood. Jenis block board yang banyak tersedia adalah teakblok (memakai lapisan venner kayu jati). Cukup baik untuk membuat rak, cabinet ataupun kitchen set.

Kayu MDF (Medium Density Fibreboard)

mdf-copy
MDF terbuat dari serbuk kayu halus dan bahan kimia resin yang direkatkan dan dipadatkan dengan suhu dantekanan yang tinggi. Kayu yang dipakai biasanya diambil dari kayu sisa perkebunan ataupun bamboo. Ini membuat MDF lebih ramah lingkungan.Bentuknya berupa papan atau lembaran yan siap dipotong sesuai dengan kebutuhan. Versi yang lebih padat dan lebih kuat dikenal dengan HDF(High Density Fibreboard). MDF sangat fleksibel sehingga mudah dibentuk. Ukuran dan kekuatannyapun konsisten. Namun karena memakai bahan kimia resin, MDF lebih berat dari Plywood dan particle board. Di pasaran MDF memilikijenis finishing yang sangat berfariasi dari cat kayu, venner, PVC, HPLataupun paper laminate. Warna dan motifnya pun dapat dibuat sangat beragam
Furniture yang memakai bahan MDF biasa dipakai untuk furniture praktis yang diproduksi masal oleh pabrik. Sistem knock down digunakan hampir di semua industry furniture dengan menggunakan dowel(batang kayu atau plastic kecil) atau connecting bolt yang membuat produk dapat dibongkar pasang dengan mudah.

Particle Board (Papan partikel)

particle-board-copy
Particle board terbuat dari partikel sisa pekerjaan kayu sepertiserbuk gergaji, potongan kayu kecil, serpihan kayu dan bahan kimiaresin yang direkatkan dengan tekanan tinggi dan kemudian dikeringkan. Prosesnya kurang lebih hampir sama dengan MDF hanya bahan MDF lebihhalus dan seragam sedangkan partikel board lebih kasar dan tidak beraturan. Harga particle board paling murah diantara kayuolahan lainnya. Musuh terbesarnya adalah air sehingga mempunyai keterbatasan dalam pemakaiannya di rumah tangga. Jika bahan ini basahmaka kekuatannya akan hilang. Selain itu particle board juga dapatmelengkung jika menahan beban berat.
Dalam proses finishingnya particle tidak bisa di cat atau di coatingkarena teksturnya yang kasar. Sehingga untuk menutupi permukaannyadipakai lapisan veneer, laminate atau fancy paper laminate yang direkatkan. Berhati hati juga karena partikel board tidak bisadigabungkan memakai paku atau sekrup biasa. Biasanya pabrik menggunakan semacan perekat atau sekrup khusus untuk menginstal furniture berbahan particle board.

Dikutip dari: http://www.rumahide.com/jenis-kayu-furniture

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar